Sempoyongan/Pusing Ketika Beranjak Dari Duduk

Sempoyongan/pusing Ketika Beranjak Dari Duduk – Pernah mengalami hal seperti ini ? tentunya sudah sangat sering, hampir semua orang pernah mengalami gejala seperti ini. Apakah anda tahu penyebab sempoyongan ketika beranjak dari duduk ? Mungkin semua orang bertanya-tanya mengapa hal itu dapat terjadi ? 

Sempoyongan/pusing ketika beranjak dari duduk mungkin tidak asing lagi dirasakan oleh semua orang. Sempoyongan/pusing ketika beranjak dari duduk terjadi akibat tekanan darah rendah sementara, biasanya mengalami sempoyongan/pusing pada saat berdiri terlalu cepat, gaya gravitasi menarik paksa aliran darah menuju langsung pada kaki, sehingga darah mengalami penurunan secara tiba-tiba serta jumlah darah pada otak tidak seimbang. 

 

Hal tersebut membuat sistem saraf bekerja secara ekstrak untuk mengembalikan tekanan darah seperti pada normalnya dengan meningkatkan denyut jantung dan memperketat pembuluh darah. Selain mengalami pusing dan rasa ingin pingsan, berdiri mendadak juga dapat menyebabkan mata berkunang, sakit kepala, mual serta penglihatan kabur. 

Sempoyongan/pusing Ketika Beranjak Dari Duduk

Keadaan tersebut tidak berlangsung secara lama, hanya dapat bertahan beberapa menit saja. Tidak hnaya dirasakan pada saat duduk saja, gelaja sempoyongan atau pusing juga dapat dirasakan setelah berolahraga, konsumsi alkohol, atau konsumsi makanan dalam porsi besar, dehidrasi ringan, gula darah rendah. Keadaan tersebut dapat diatasi hanya dengan kembali duduk atau berbaring. 

Perlu untuk anda ketahui, seseorang yang mengalami tekanan darah yang rendah dapat mengalami gejala-gejala seperti ini.  Biasanya orang yang mengalami hal tersebut lebih sering terjadi pada orang lanjut usia. Namun, tidak menutup kemungkinan orang yang berusia muda juga dapat mengalami gejala yang sama setelah berdiri mendadak. 

Penyebab Sempoyongan/Pusing Ketika Beranjak Dari Duduk

Adapun beberapa penyebab sempoyongan/pusing Ketika Beranjak Dari Duduk : 

  • Kurang Minum
    Kurangnya konsumsi air minum dapat menyebabkan sempoyongan/pusing. selain itu juga, porsi minum yang kurang dapat menyebabkan dehidrasi, serta gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, sangat penting mengkonsumsi air minum setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh. 
  • Kurang Darah atau animea
    Kurangnya darah tentu saja menyebabkan pusing, apalagi setelah duduk. biasa nya orang yang mengalami animea dapat ditandai dengan munculnya keluhan seperti mudah lelah, mual, dada terasa sesak, serta menjadi penyebab kepala kliyengan.
  • Haid Tidak Normal
    Normalnya, siklus haid berlangsung antara 21 hingga 35 hari. Yang paling sering dialami oleh para gadis adalah 28 hari. Jika siklus haid terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari, kemungkinan besar darah yang keluar adalah bukan darah haid. Keadaan ini memicu perasaan gelisah dan cemas. Selain itu juga dapat menimbulkan pusing kepala yang datang secara tiba-tiba.
  • Penyakit Gula atau diabetes
    Selain menyebabkan sempoyongan/pusing, penderita penyakit gula atau diabetes juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi. 
  • Aliran darah tidak lancar
    Aliran darah yang tidak lancar juga menjadi Penyebab Sempoyongan/Pusing Ketika Beranjak Dari Duduk. Tidak hanya itu, aliran darah juga menyebabkan kesemutan. 

Sesekali pusing setelah mendadak adalah normal, namun gejala tersebut juga harus tetap diwaspadai. Apalagi jika mengalami pusing/sempoyongan secara terus menerus harus dilakukan pemeriksaan yang cepat agar tidak menimbulkan efk buruk untuk kesehatan. 

One thought to “Sempoyongan/Pusing Ketika Beranjak Dari Duduk”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *